Jumat, 31 Juli 2020

Kenapa Di Sumatera Barat Tidak Ada Indomaret Dan Alfamart?


Kenapa Di Sumatra Barat Tidak Ada Indomaret dan Alfamart?Kenapa Di Sumatra Barat Tidak Ada Indomaret dan Alfamart?

Bisnis waralaba memang menggiurkan apalagi yang sifatnya mini market, maka tak heran persaingan Alfamart dan Indomaret saling sikut hingga siapa yang harus bertekuk lutut.

Dimana ada Indomaret pasti tak jauh akan ada gerai Alfamart, tak hanya di jalan raya yang besar di jalan-jalan lintas alternatif pun kedua bisnis mini market waralaba ini selalu bersaing.

Kenapa Di Sumatra Barat Tidak Ada Indomaret dan Alfamart?

Namun hanya ada satu provinsi dimana kedua nama bisnis mini market ini tak bisa bersaing, karena keduanya tidak di izinkan beroperasi oleh pemerintah daerah tersebut.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah yang buka suara, pemda Sumatera Barat memang tidak mengizinkan jaringan waralaba baik itu Indomaret atau Alfamart.

Kenapa Di Sumatra Barat Tidak Ada Indomaret dan Alfamart?

Apa alasannya bisnis mini market waralaba itu dilarang? Apa tidak ada sama sekali mini market di daerah Sumatera Barat? Oke, kita kupas secara perlahan dan secara sederhana.

Pemerintah daerah tetap mengijinkan mini market yang usahanya dipegang secara personal, karena tidak akan merusak harga pasar. Warung-warung kecil yang membuat kebutuhan pokok masyarakat masih bisa bernafas lega, tetapi kalau bisnis waralaba dengan harga yang lebih murah, barang yang dijual lebih lengkap, maka bisnis ini akan menghancurkan warung kecil di pinggir jalan dan juga mini market lokal.

Kenapa Di Sumatra Barat Tidak Ada Indomaret dan Alfamart?

Sedangkan orang minang tak ingin ditanah mereka ada yang mereguk keuntungan dengan memonopoli harga pasar. Pedagang tradisional sangat banyak di wilayah ini, hingga terkenal Padang yaitu Pandai Berdagang.

Namun sepintar-pintarnya mereka berdagang ketika melawan bisnis raksasa, persaingan akan tidak sehat, yang terjadi selanjutnya siapa yang kuat dia yang bertahan. Hukum alam akan otomatis akan berlaku.

Kenapa Di Sumatra Barat Tidak Ada Indomaret dan Alfamart?

Disinilah pemerintah daerah berfikir maju lima langkah kedepan, kalau bisnis dikuasai oleh perusahaan waralaba raksasa di tanah minang akan banyak para pedagang kecil yang akan gulung tikar. Tanah Sumatera Barat ini bukan kota Industri, bukan juga kota pariwisata yang menjadi incaran turis mancanegara.

Ekonomi mereka masih banyak bergantung dengan alam, pertanian, perikanan, dan berdagang. Maka tak heran, pemuda di Sumatera Barat banyak merantau ke tanah seberang untuk apa?

Kenapa Di Sumatra Barat Tidak Ada Indomaret dan Alfamart?

Di tanah sendiri tak ada kesempatan untuk berkarya, namun di negeri-negeri orang mereka bisa besar karena perdagangan. Hampir 60% mereka yang berada di luar Sumatra Barat adalah pedagang.

Ada satu Indomaret pernah beroperasi tahun 2015 namun akhirnya harus tunduk pada ketentuan yang berlaku, bahkan sempat di demo oleh pengusaha ritel yang ada di Sumatera Barat kini bisnis waralaba itu berubah nama jadi mini market Tanjung Pati. Bisa dilihat di vlog youtuber berikut ini,

SUN TZU, si AHLI PERANG LEGENDARIS

Sun Tzu (400 – 320 SM) diyakini sebagai penulis Art of War (Seni Perang) sebuah karya militer klasik tertua dalam literatur Cina. Art of War Diperkenalkan di Jepang sekitar tahun 716 – 735 Masehi dan seribu tahun kemudian muncul di Eropa, bertepatan saat bangsa di benua itu memulai suatu serbuan untuk mendominasi dunia.
Perang pasti memerlukan strategi. Begitu juga dengan “perang” di dunia politik, bisnis, kantor, organisasi maupun dalam bemasyarakat.
Selain dibutuhkan kecerdasan, di dunia yang penuh intrik dan taktik ini diperlukan juga strategi-strategi jitu yang efektif.

Strategi perang yang baik, bukan hanya akan menghasilkan sebuah kemenangan tetapi juga keselamatan bagi pemenangnya.
Pada posting ini kami akan memberikan terjemahan 13 BAB dari buku Art of War Sun Tzu yang di terjemahkan dari buku aslinya yang berbahasa tiongkok dan telah diterjemahkan oleh rekan Siauw Shiyi Lang sebagai pencerahan untuk para politikus dan juga anda yang sekarang sedang “berperang” di bisnis, kantor, organisasi atau di tengah masyarakat.
13 Bab Strategi Art of Wars

*BAB I. KALKULASI*
“Perang adalah urusan vital bagi negara;
jalan menuju kelangsungan hidup atau kehancuran. Oleh karena itu, mempelajari perang secara seksama adalah suatu keharusan”

5 hal yang harus dipertimbangkan dalam mempelajari peperangan :
1.Alasan Moral: keyakinan rakyat dan kepentingan negara untuk tujuan bersama.
2.Alam: cuaca, iklim, waktu.
3.Situasi: jarak, sifat alami, kondisi fisik.
4.Kepemimpinan: kebijaksanaan, kepercayaan diri, keberanian, belas kasihan.
5.Disiplin: imbalan, ancaman, hukuman, logistik.

aspek dan fakta kalkulasi :
Untuk memulai perang setidaknya panglima harus memperhatikan beberapa fakta dilapangan seperti dibawah ini.
1.Siapa yang dapat mempersatukan rakyat dan angkatan bersenjata
2.Siapa yang memilki komandan yang lebih baik
3.Siapa yang mampu memanfaatkan iklim dan keadaan suatu daerah?
4.Siapa yang dapat memberi perintah dan disiplin yang lebih baik?
5.Pasukan mana yang lebih tangguh?
Anggota pasukan mana yang lebih terlatih?
6.Siapa yang memiliki sistem imbalan dan ancaman hukuman yang lebih adil?

Jika kita lebih mampu memenuhi semua faktor diatas melebihi musuh, maka kemungkinan menang kita diatas musuh, sangat wajar untuk memulai peperangan.
Jika faktor diatas kertas saja tidak mampu meyakinkan panglima untuk menang bagaimana dia dapat meyakinkan rakyat dan prajuritnya bahwa mereka semua akan berperang dan menang!
Jika tidak yakin menang untuk apa memulai perang!
Tipu muslihat :
Perang dipenuhi oleh tipu muslihat dalam bentuk strategi, siapapun yang tidak mampu berstrategi dan tidak cakap dalam menggunakan tipu muslihat, tidak akan menang dalam perang apapun.

Yang mampu harus berpura-pura tidak mampu
Tampillah seolah-olah tak ada apa-apa padahal sedang mengaktifkan kekuatan.

Bila ingin menyerbu sasaran terdekat, seolah-olah sedang ingin menyerbu yang lebih jauh.
Bila ingin menyerbu daerah yang lebih jauh , seakan-akan ingin menyerbu daerah yang terdekat.

Eksploitasi :
Gunakan negaramu, ekonomimu, tentaramu dan segala daya upayamu untuk mengalahkan dan melemahkan musuhmu!

Pancing musuh dengan umpan yang kecil, lalu hancurkanlah setelah menyebarkan perselisihan diantara angkatan bersenjata.
Waspadai musuh senantiasa siap siaga dan tanpa kelemahan.
Langkah mundur jika musuh kuat
Berpura-pura lemah sehingga musuh dikuasai rasa puas diri.

Sebar perselisihan jika kekuatan musuh bersatu padu.
Serang saat musuh tidak siap siaga.
Pertimbangan :
Kekuatan dan kelemahan pasukan diri dan musuh.
Perencanaan yang cermat.

*BAB II. PERENCANAAN*
Waktu adalah uang :
-Perbekalan
-Pengeluaran harian

Hindari pertempuran yang berlarut :
-Moral jadi turun
-Biaya yang boros
-Tidak aman dan rentan kalah
-Bertempurlah agar cepat menang

Manfaatkalah sumber-sumber kekuatan musuh :
-Misal : bekal rampasan musuh
-Pancing amarah musuh
-Bangkitkan motivasi untuk membunuh
-Rangsang untuk merampas harta kekuatan musuh

Taktik jitu menentukan nasib sebuah bangsa :
-Perang cepat negara aman
-Perang berlarut larut, persediaan negara habis, ekonomi ambruk, motivasi tentara jatuh.

*BAB III. STRATEGI*
Perbandingan jika pasukan kita berhadapan dengan musuh :
-Jika pasukan kita 10 : 1 dari musuh= kepung dan serang
-Jika pasukan kita 5 : 1 dari musuh= pecahkan dan bagilah musuh lalu serang
-Jika pasukan kita 2 : 1 dari musuh= menyerang 2 arah
-Jika pasukan kita 1 : 1 dari musuh= dahului perang
-Musuh sedikit lebih besar bertahan.
-Musuh lebih besar berkelit dari serangan.
-Musuh jauh lebih besar, mundur.

Kepemimpinan:
-Panglima bagaikan pilar negara
-Cakap berperang menjadi negara kuat
-Bukan pejuang yang baik, negara menjadi lemah

Penguasa akan membahayakan angkatan bersenjata :
-Memerintahkan maju / mundur saat waktu yang tidak tepat
-Tak bisa memperlakukan kemiliteran tanpa tahu militer itu sendiri
-Mengambil alih komando tanpa paham strategi militer.

Lima cara untuk menang :
-Tahu saat perang dan tidak berperang
-Tahu memanfaatkan kekuatan pasukan
-Rebut simpati dan dukungan rakyat
-Tunggu untuk antisipasi yang belum siap
-Perwira cakap menjadi komandan yang tanpa campur tangan pemerintah.

Mengenal lawan dan diri sendiri :
-Tahu kekuatan sendiri dan musuh untuk mampu masuk dalam peperangan tanpa ancaman bahaya;
-Tahu kekuatan sendiri dan tak tahu kekuatan musuh memberikan kesempatan menang hanya separonya;
-Tak tahu kekuatan sendiri dan musuh akan kalah.

*BAB IV. KEKUATAN PERTAHANAN*
Alasan menyusun strategi :
Kita harus berjuang keras agar tidak kalah
Musuh yang harus terlebih dahulu membuat kesalahan besar baru kita mengalahkannya.

Kita tak bisa bilang kita tak akan kalah tapi kita tak bisa memastikan musuh akan membuat kesalahan sehingga kita meraih kemenangan, orang bisa tahu cara untuk menang tapi tidak bisa memastikan akan memperoleh kemenangan.
-Yang merasa tidak yakin menang akan bertahan
-Yang merasa akan menang maka menyeranglah
-Mereka yang cakap dalam bertahan seolah-olah tak tampak oleh musuh
-Mereka yang cakap dalam hal bertahan akan menang bila tiba saatnya untuk menyerang.

Menang tanpa air mata :
-Ahli taktik akan tetap bertahan dalam keadaan aman.
-Tak pernah lewatkan kesempatan hancurkan musuh.
-Yang ingin menang harus terlebih dahulu menciptakan kemenangan.
-Pahlawan yang benar-benar sejati tidak pernah membanggakan kecakapan atau keberanian mereka.

Mereka menang karena memiliki rasa percaya diri serta kemampuan untuk tetap pada posisi yang aman
Mengatur posisi :
1. Ahli taktik mempunyai sasaran-sasaran jelas dan disiplin yang ketat dalam pasukan.
2. Ahli taktik cakap :
a. Ukur jarak
b. Memperkirakan ongkos
c. Mempelajari kekuatan
d. Memperhitungkan kesempatan
e. Merencanakan kemenangan.

BAB V. FORMASI
Penyergapan tiba-tiba, konfrontasi langsung
Atur pasukan (organisasi) besar dan kecil
Komando (Komunikasi) pasukan besar dan kecil
Pasukan besar.
Hakikat kejutan :
Perang adalah konfrontasi lansung
Pasukan yang melakukan kejutan akan menang.

Serangan tiba-tiba dan kofrontasi langsung ada dalam peperangan, kombinasi keduanya membuat suatu variasi perang.
*BAB VI. KEKUATAN DAN KELEMAHAN*
Inisiatif :
-Pasukan pertama mengambil posisi yang fleksibel
-Pasukan akhir ikut perang walau dalam keadaan kelelahan
-Perwira melakukan gertakan mental
-Umpan untuk mencapai tujuan yang dimaksud
-Gertakan ke musuh
-Ganggu musuh

Mengacaukan musuh :
-Buat kegaduhan (kacaukan perhatian)
-Serang satu arah

Ibarat air :
-Tinggi ke rendah, menghindari musuh yang kuat tapi serang yang lemah
-Ikut bentuk yang dilalui Rencana berubah sesuai perubahan kubu musuh.
-Tidak dominan pada suatu perubahan, ubah strategi sesuai perubahan pihak musuh.

*BAB VII. MANUVER*
Dari keterbatasan ke keuntungan ;
-Strategi yang baik adalah lebih dahulu mencapai garis depan untuk menempati posisi yang menguntungkan lalu hancurkan musuh.
-Atur jalan pintas
-Hitung seksama keterbatasan menjadi keuntungan.
-Sekalipun dalam keadaan yang prima tetap dalam keadaan yang waspada.

Keuntungan dan kerugian dalam manuver dan mobilitas:
-Amankan perbekalan
-Pasukan yang lincah maju terus tanpa istirahat
-Organisir pasukan
-Negara netral tidak boleh masuk dalam persekutuan
-Jangan berperang yang belum pernah kita tahu kondisinya
-Manfaatkan orang asli wilayah sebagai pemandu arah

Angin, hutan, api, dan gunung :
-Serang saat waktu yang tepat
-Jadikan Manuver pasukan yang efektif

Angin === Cepat bagai tiupan angin
Hutan === Tenang sesunyi hutan
Api === Ganas bagai amukan api
Gunung === Tahankan diri bagai gunung
Kegelapan === Sembunyi tak tembus
Kilat === Serangan tiba-tiba

*BAB VIII. SEMBILAN VARIASI*
1.Jangan sekali-kali mencari perlindungan disuatu wilayah yang tidak aman
2.Jangan mengabaikan basa-basi diplomasi dalam meminta simpati suatu negara.
3.Jangan menunda suatu perjalanan pada saat suatu gerakan justru sulit dilakukan.
4.Dalam situasi penuh bahaya, merencanakan untuk meloloskan diri secepat mungkin.
5.Saat situasi sulit, bertempurlah sampai titik darah penghabisan
6.Ada rute perjalanan yang harus dihindari dan dipintasi agar dapat mengubah keadaan yang serba terbatas untuk memberikan peluang yang besar.
7.Biarkan musuh meloloskan diri sebagian walau punya kemampuan mengejar, pikirkan serangan berikutnya.
8.Untuk menghancurkan angkatan bersenjata, jangan terperdaya dengan kemudahan merebut kota.
9.Jika perintah penguasa negara tidak mendukung kemajuan perang yang sedang berlangsung maka abaikan saja.

Kelemahan umum seorang komandan :
-Saat sembarangan mudah dibunuh
-Saat takut mudah ditangkap
-Saat marah mudah dihasut
-Saat sensitif mudah merasa hina
-Saat emosional mudah gelisah

Akhir cerita panglima :
-Bertempur untuk mati biasanya mati
-Takut mati biasanya tertangkap
-Tidak sabar biasanya mudah marah dan terima ejekan
-Merasa terhormat biasanya menerima segala hal yang merendahkan
-Terlalu baik hati biasanya terus menghadapi masalah.

*BAB IX. MOBILITAS*
Penyebaran :
-Ketika bergerak maju, jangan melalui punggung gunung / bukit tapi lewat lembah
-Naik dataran yang lebih tinggi untuk tahu posisi yang paling menguntungkan menyerang dan bertahan.
-Jika musuh di dataran yang lebih tinggi, jangan sekali-kali melayani/mendahului serangan.
-Segera seberangi sungai, jadi musuh tidak ambil kesempatan – jangan serang musuh saat musuh di sungai – seranglah musuh saat baru menapakkan kaki di daratan ketika separo kekuatan ada di sungai.
-Dataran lebih tinggi lebih baik daripada sungai.
Jangan menyerang musuh dihulu sungai.
-Bila bertempur ditempat berawa, tetaplah bertahan dekat dengan tepi rawa yang berumput.
-Lebih bagus lagi bila dibelakang pasukanmu terdapat pepohonan , ini strategi untuk bertempur didaerah rawa.
-Pertempuran di tanah datar, maka letakkanlah ditanah yang datar.

Strategi perang :
-Jika pasukan musuh tampil tenang dan mantap berarti yakin akan posisi strategis dan kekuatan yang dimilikinya.
-Jika pasukan musuh menantang, mereka sangat cemas gerak maju lawan.
-Jika musuh pada posisi datar yang tidak menguntungkan berarti melakukan jebakan.

*BAB X. TANAH LAPANG/MEDAN*
Tipe tanah lapang/medan pertempuran:
-Mudah dilalui
-Sulit dilalui

Netral : sama-sama sulit menyerang;
-Sempit
-Berbahaya
-Jangkaun jauh.

Bahaya yang dilakukan oleh pemimpin militer :
-Sulit meloloskan diri.
-Pembangkangan perintah dari bawahan
-Guncangan
-Kehancuran
-Kekacauan
-Gerakan mundur.

Panglima yang cakap merupakan aset yang paling berharga .
- Panglima wajib memerintahkan perang jika yakin pasukannya akan menang.
- Jika yakin akan kalah, jangan ikuti perintah penguasa untuk perang.

*BAB XI. SEMBILAN SITUASI KLASIK*
Biasa-biasa – berada di wilayah sendiri.
Sederhana – wilayah musuh
Kritis – posisi yang sama-sama punya 2 pihak.
Terbuka – wilayah yang dapat dimiliki 2 pihak
Memegang komando – untuk merebut posisi strategis, komando semua daerah.
Serius – di dalam wilayah musuh
Berbahaya – wilayah yang tidak aman dan sukar
Sulit – wilayah yang merupakan jalur masuk dan keluar
Putus asa – terpojok

Keprajuritan yang cakap :
-Paham hubungan internasional dalam hal diplomasi
-Paham keadaan alam, gunung, rawa dan lainnya.
-Paham dapat pemandu dari penduduk sekitar.

Ular dari gunung Chang :
-Diserang kepala ekor melawan
-Diserang ekor kepala melawan
-Diserang tengahnya kepala dan ekor melawan.

*BAB XII. MENYERANG DENGAN API*
Lima serangan ganas :
-Bakar pasukan musuh
-Rebut atau hancurkan perbekalan mereka
-Sarana transportasi diganggu
-Gudang senjata dihancurkan
-Jalur perbekalan di rusak.
Serang saat musim panas dan kering atau malam hari ketika angin berhembus kencang.

Bergerak dari kesempatan yang menguntungkan :
-Menyerang jika yakin menang.
-Penguasa tidak menyatakan perang karena rasa marah
-Komandan menyatakan perang bukan karena rasa dengki
-Berperang jika punya tujuan yang pasti

*BAB XIII. INTELIJEN*
Jenis mata-mata :
-Penduduk setempat pihak lawan
-Perwira militer dalam dewan istana
-Mata-mata yang beralih haluan tetapi dapat dibeli
-Mata-mata pembawa kematian – tawanan yang diinterogasi
-Mata-mata pembawa kepastian – membawa informasi dengan selamat
-Upah yang besar bagi mata-mata

Rahasia
Info dari mata-mata dianalisa
Bidang intelijen merupakan kegiatan yang paling penting dalam peperangan sebab tidaklah akan tersusun suatu rencana perang yang efektif tanpa informasi dari musuh.

Semoga bermanfaat


sc:https://id.wikipedia.org/wiki/Sun_Tzu

Buronan yang Terkenal Sakti itu, Djoko Tjandra, telah Ditangkap!

Buronan yang Terkenal Sakti itu, Djoko Tjandra, telah Ditangkap!

Petugas kepolisian membawa buron kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra (ketiga kiri) yang ditangkap di Malaysia setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/pras.


Buronan yang Terkenal Sakti itu, Djoko Tjandra, telah Ditangkap!
Djoko Sugiarto Tjandra alias Tjan Kok Hui, pria berumur 70 tahun yang berdomisili di Simprug Jakarta Selatan akhirnya ditangkap di Kuala Lumpur, Malaysia. Buronan yang menghebohkan jagad hukum itu tiba di Bareskrim Mabes Polri Kamis (30/7) pukul 23.00.

Penangkapan Djoko dilakukan setelah Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis membentuk tim untuk menangkapnya. Tim tersebut memburunya ke Malaysia bekerjasama dengan kepolisian Malaysia.

Djoko Tjandra adalah buronan sejak 2009 dengan dakwaan tindak pidana korupsi Bank Bali sebesar Rp. 940 miliar. Kasusnya timbul setelah ia mencairkan cessie (hak tagih piutang, salah satu instrumen jaminan kredit) antara PT Era Giat Prima (EGP) miliknya dengan Bank Bali pada Januari 1999. Pencairan dilakukannya dengan membuat perjanjian pencairan piutang Bank Bali pada tiga bank, Bank Dagang Nasional Indonesia, Bank Umum Nasional, dan Bank Bira (semua sudah dilikuidasi) senilai Rp 3 triliun.

Namun yang berhasi dicairkan  oleh EGP hanya sebesar Rp 904  (di BDNI) setelah diverifikasi Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Kasus ini mengemuka setelah tercium aroma persekongkolan dan suap dalam prosesnya.

Proses hukum berikutnya, membebaskannya dari dugaan korupsi dan nengembalikan dana ke EGP dan Djoko. Namun Jaksa waktu itu, Hendarman Supandji, mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Pengadilan Negeri (PN) Jaksel. Sehari sebelum putusan dikabulkannya permohonan PK, 11 Juli 2009, diduga ada pihak-pihak yang membocorkan sehingga Djoko Tjandra melarikan diri dengan mencarter pesawat ke Papua Nugini.

Dari sejak awal timbulnya kasus korupsi Djoko Tjandra telah melibatkan banyak pejabat yang telah meloloskannya dari jeratan hukum dan dalam pencekalannya. Sampai dengan kabar terakhir, Djoko Tjandra dengan mudah memperoleh surat jalan palsu yang diterbitkan berkat rekomendasi oknum pejabat Polri, eks Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Pol Prasetijo Utomo. Sekarang oknum tersebut telah dimutasi dan ditetapkan sebagai tersangka.

Perilaku Djoko Tjandra sangat mencengangkan, setelah buron selama 11 tahun ia bisa datang ke Indonesia pada tanggal 8 Juni 2020 untuk mendaftarkan Peninjauan Kembali atas kasus hukumnya. Ia bisa membuat paspor ke Kantor Imigrasi Jakarta dan hanya satu hari selesai, yaitu pada tanggal 23 Juni 2020.

Kekuatan uang Djoko Tjandra sepertinya membuatnya "sakti" sehingga bisa mempengaruhi banyak pejabat berwenang dalam proses hukumnya dan dalam pelariannya, bahkan sekelas Brigjen polisi dan kantor imigrasi.

Akhirnya petualangan Djoko Tjandra berakhir, ia tiba bersama tim polri yang dipimpin Kabareskrim Polri Komjen pol. Listyo Sigit Prabowo, di Bandara Halim Perdanakusuma, ketika takbir dan tahmid berkumandang menyambut Idul Adha.


Kesaktian Djoko Tjandra telah demikian membolak-balikkan nalar hukum pada masa lalu. Semoga aparat yang memeriksa dan memproses hukumnya kelak tidak gampang "masuk angin". (#CP11).

Sun Zi Bingfa: Philosophy of War, Rangkuman (Chow Hou Wee:2006)

SUN ZI BINGFA

Filsafat Militer Sun Zi


Rangkuman Sun Zi Art of War, dari tulisan Prof Chow-Hou Wee (2003)


Prakata

Prof Wee memaparkan bahwa Sun Zi Bingfa adalah seni militer yang fokus pada strategi dan metode, ketika pelaksanaan perang adalah satu satunya jalan terakhir yang harus diambil.


BAB I. Penilaian dan Perencanaan Terperinci

1. Sun Zi berkata : Pelaksanaan perang adalah masalah yang sangat penting bagi bangsa.

2. Ini menentukan keberlangsungan hidup atau kematian sebuah negara.

3. Ini adalah masalah hidup dan mati (dari rakyat dan penguasa mereka)

4. Ini harus dipelajari dan diperiksa dengan cermat.

5. Jadi, analisis dan pelajarilah lima faktor ini dengan teliti.

6. Bandingkan mereka dengan orang – orang musuh untuk memahami berbagai kondisi dan keadaan yang terus berubah (selama pertempuran) dan untuk menilai peluang kemenangan.

7. Kelima faktor itu adalah pengaruh moral, cuaca, dataran, sifat jendral, dan doktrin serta hukum.

8. Pengaruh moral mengacu pada tindakan dan kebijakan yang menyatukan rakyat dengan penguasa sehingga mereka sungguh – sungguh sepakat dan selaras satu sama lain.

9. Dengan demikian, rakyat akan siap untuk hidup bersama dan mati bagi sang penguasa tanpa perasaan takut terhadap bahaya.

10. Cuaca mengacu pada perubahan kontras antara malam dan siang hari, dinginnya musim dingin dan panasnya musim panas, dan perubahan musiman.

11. Dataran mengacu pada apakah rute yang akan diambil panjang atau pendek, apakah tanahnya berbahaya atau aman, lebar atau sempit dalam hubungannya dengan kelancaran pergerakan, dan apakah tanahnya akan menentukan kematian atau kelangsungan hidup (dari suatu pasukan).

12. Kualitas Jenderal dari seorang panglima mengacu pada kualitas kebijaksanaan, sifat dapat dipercaya, kemurahan hati, keberanian, dan disiplin.

13. Doktrin dan hukum mengacu pada organisasi dan kontrol, berbagai sistem dan prosedur manajemen, serta struktur perintah dan kontrol bagi penempatan sumber daya.

14. Setiap jendral harus mengetahui kelima faktor ini.

15. Orang yang mampu menguasai kelima faktor itu akan menang.

16. Orang – orang yang tidak memahami kelima faktor itu tidak akan menang.

17. Jadi dalam merencanakan, ada (tujuh) dimensi yang seorang jenderal harus analisis dan bandingkan dengan dimensi musuh. Dengan begitu, ia dapat memahami berbagai kondisi dan situasi yang berubah – ubah selama perang dan menilai segala peluang untuk menang.

18. Jadi, penguasa mana yang memiliki pengaruh moral yang lebih besar?

19. Jenderal mana yang lebih mampu dan memiliki kemampuan dan keterampilan yang lebih besar?

20. Pihak (pasukan) mana yang mampu memanfaatkan cuaca dan dataran secara lebih baik?

21. Pihak (pasukan) mana yang mampu melaksanakan dan menerapkan hukum dan perintah secara lebih efektif?

22. Pihak (pasukan) mana yang memiliki lebih banyak prajurit dan yang prajuritnya lebih kuat?

23. Pihak (pasukan) mana yang memiliki perwira dan orang – orang yang terlatih secara lebih baik?

24. Pihak (pasukan) mana yang lebih mendapatkan pencerahan dalam pemberian berbagai penghargaan dan hukuman?

25. Dari (tujuh) dimensi ini, saya akan mampu mendiagnosis dan meramalkan kemenangan dan kekalahan.

26. Jenderal yang menerapkan berbagai strategi dan rencana saya akan menang bila ia ditempatkan (untuk bertempur); ia harus dipertahankan.

27. Jenderal yang tidak menerapkan segala strategi dan rencana saya akan kalah bila ia ditempatkan (untuk bertempur); ia harus diganti.

28. Di samping menerapkan berbagai rencana dan strategi efektif yang sudah diajukan, sang jenderal harus menciptakan dan mengambil keuntungan dari berbagai keadaan yang berada di luar aturan yang biasa dalam pertempuran militer.

29. Menciptakan keadaan menuntut seseorang (jenderal) untuk bertindak secara menguntungkan sehingga dapat mengendalikan keseimbangan kekuatan.

30. Semua pertempuran didasarkan pada prinsip penipuan.

31. Jadi, bila anda mampu, berpura – puralah bahwa anda tidak mampu.

32. Ketika anda mampu menempatkan kekuatan prajurit anda, berpura – puralah anda tidak mampu melakukannya.

33. Ketika anda hampir mencapai tujuan anda, berpura – puralah anda masih jauh sekali; dan bila anda masih jauh sekali dari tujuan anda, berpura – puralah anda sudah dekat.

34. Ketika musuh rakus untuk mendapatkan keuntungan kecil, tawarkanlah umpan untuk memikatnya.

35. Ketika musuh berada dalam keadaan kacau balau dan berantakan, lancarkan serangan dan tangkaplah dia.

36. Ketika musuh kuat dan efektif, bersiaplah dengan sungguh – sungguh dan siap untuk menghadapinya.

37. Ketika musuh jauh lebih unggul dan sangat ganas, adalah lebih baik untuk menghindarinya.

38. Ketika musuh mudah dibuat marah, carilah jalan untuk menggusarkan dan menjengkelkannya.

39. Ketika musuh memandang rendah anda, hendaklah anda semakin mendorong kesombongannya.

40. Ketika musuh beristirahat dengan baik (segar), gunakanlah berbagai cara untuk membuatnya lelah.

41. Ketika musuh berada dalam keadaan rukun dan bersatu, gunakan berbagai cara untuk memecahbelahnya (dan pasukannya).

42. Seranglah musuh ketika ia tidak siap.

43. Bergeraklah, muncul dan seranglah daerah – daerah dimana musuh paling tidak memperkirakan kedatangan anda.

44. Ini adalah rahasia – rahasia dan prinsip – prinsip untuk memenangkan perang.

45. Namun, semua itu tidak dapat dibahas, diputuskan, dan juga tidak dapat diungkapkan sebelumnya.

46. Jadi orang – orang yang menjalankan perencanaan di kuil sebelum pecahnya perang akan menang jika berbagai rencana itu menyeluruh dan terinci.

47. Orang – orang yang melakukan perencanaan di kuil sebelum perang meletus tidak akan menang jika rencana itu tidak menyeluruh dan juga tidak terinci.

48. Dengan perencanaan yang menyeluruh dan terinci, seseorang dapat menang.

49. Dengan perencanaan yang kurang menyeluruh atau terinci, seseorang tidak dapat menang.

50. Betapa pastinya kekalahan bila seseorang tidak merencanakan sama sekali!

51. Dengan mengamati bagaimana perencanaan dilakukan, saya dapat meramalkan kemenangan dan kekalahan.

7 Praktik manipulasi cuaca dan 'pawang hujan' yang ada secara ilmiah

Merdeka.com - Ketika kita berbicara soal kontrol cuaca atau perpawangan hujan dan panas, tentu hal ini tak ada hubungannya dengan kajian ilmiah. Sebagian besar hal ini merupakan praktik klenik yang sama sekali tak melibatkan sedikit pun kadar ilmiah.

Namun ternyata di berbagai belahan Bumi, kegiatan yang bertujuan untuk pengontrolan cuaca dan penyemaian awan, beberapa kali dilakukan eksperimennya. Upaya ini dilakukan guna mencegah kekeringan, meningkatkan produyksi pangan, atau bahkan ingin membersihkan atmosfer dari polusi.

Berikut beberapa upaya dan eksperimen untuk memanipulasi cuaca, yang bukan merupakan praktik klenik.

1. China berhasil 'mengusir' hujan demi Olimpiade

Spoiler for :


2. Project Cirrus yang berhasil alihkan badai

Spoiler for :


3. Program peningkatan curah hujan di Afrika Selatan



4. Illinois dan Israel sudah 'memodifikasi cuaca' sejak tahun 70-an

Spoiler for :


5. Uni Emirat Arab adalah negara pertama di jazirah Arab yang menyemai awan

Spoiler for :


6. Di masa lalu, hal ini terlarang

Spoiler for :


7. Kanada berhasil 'keluar dari badai' berkat penyemaian awan

Spoiler for :

Mengendalikan Cuaca adalah Medan Perang Baru?

Militer AS telah menjadi entitas dengan pikirannya sendiri; Meskipun upaya untuk membatasi ekspansi oleh aktivis dan politisi, itu terus tumbuh. Bertahun-tahun yang lalu muncul masalah kecil yang merupakan ancaman eksistensial terhadap sistem dan semua musuh dikalahkan.

Pahlawan sebenarnya dari Perang Dingin adalah Richard Nixon, dan mentornya Henry Kissinger,  yang menciptakan sistem keuangan di mana Dolar AS hanya didukung oleh bom , yang memungkinkan USD untuk memperluas neraca keuangannya tanpa pertanggung jawaban. Ini pada akhirnya memungkinkan AS untuk mengalahkan Soviet dan musuh-musuh lainnya hingga terlupakan, dan strateginya akhirnya berhasil.

Dengan dihilangkannya musuh-musuh para perencana strategi di dalam DOD tahu bahwa mereka perlu menciptakan lebih banyak musuh, dan dengan demikian lahirlah 'teroris'. Sekarang para teroris telah dikalahkan hingga titik tidak relevan, kita perlu musuh baru dan modern untuk bertarung.

Masuk ke tempat kita sekarang, zaman cuaca yang dipersenjatai dan biowarfare, perang cyber dan bentuk-bentuk perang informasi lainnya. Pertama mari kita bahas Bioweapons, dan bagaimana hal itu berkaitan dengan Coronavirus. Militer AS telah menghabiskan miliaran untuk Bioweapons (ofensif dan defensif) selama 20 tahun terakhir. KIta tidak akan mengutip angka karena bagian dari anggaran kemungkinan merupakan bagian dari 'anggaran hitam' tetapi beberapa perkiraan memilikinya setinggi $ 100 Miliar selama periode 20 tahun. Ada ribuan ilmuwan yang mengerjakan berbagai bentuk biowarfare. Jadi pertanyaannya, jika mereka menghabiskan semua uang ini, apa yang mereka lakukan dengannya?


Bagi mereka yang memahami kebijakan anggaran Pemerintah AS secara umum, ada etos 'gunakan atau hilangkan' yang berarti jika Anda tidak membeli komputer baru setiap tahun, anggaran Anda tetap akan dipotong. Jika Anda tidak menghabiskan dana yang dialokasikan mereka akan dipotong. Jadi mereka membelanjakannya dengan maksimal, seringkali sebagian dana digunakan untuk 'penelitian pembenaran' untuk membenarkan, mungkin di depan Kongres atau dalam laporan publik, mengapa pengeluaran itu 'vital bagi keamanan nasional.'

Tetapi dengan Coronavirus menyebar di seluruh Asia, kekuatan yang lebih mematikan dan lebih mengganggu sedang diabaikan: Modifikasi cuaca. Perubahan Iklim adalah nyata tetapi itu bukan karena faktor-faktor yang umumnya diyakini (pabrik, lalu lintas, dll). Perubahan Iklim adalah kambing hitam untuk apa yang sebenarnya terjadi. Perang Cuaca, modifikasi cuaca, terraforming, dan manipulasi seluruh planet pada tingkat biologis dan kimia. Seperti yang akan Anda lihat, ini terkait dengan Coronavirus dengan cara yang pada awalnya tidak Anda bayangkan.

Jika Anda percaya pada dongeng termasuk apa yang ada di TV, Anda dapat berhenti membaca sekarang.


Militer AS menghabiskan miliaran untuk pengembangan R&D melalui organisasi terdepannya seperti  DarpaInQTel ,  Angkatan Laut Research (ONR),  hanya untuk beberapa nama. Anda mungkin terkejut mengetahui bahwa mereka tidak hanya mengembangkan teknologi, tetapi juga mematenkannya, menjualnya demi untung, dan bahkan berpartisipasi dalam Venture Capital. Di dalam Silicon Valley telah ada program sejak Perang Dunia 2 yang berlanjut ke teknologi generasi berikutnya, Silicon Valley setelah itu tidak lagi memiliki penggunaan Militer (atau ketika itu tidak lagi menjadi keuntungan strategis, seperti internet).  Salah satu operasi paling terkenal adalah laboratorium Parc, saat ini dimiliki oleh Xerox.

Teknologi yang bocor ke perusahaan Amerika termasuk mikroprosesor, kevlar, laser, serat optik, sistem GUI 'mouse' untuk komputer pribadi, dan banyak lagi.

90-an itu sukses bukan karena Bill Clinton, itu karena sejumlah faktor geopolitik global seperti jatuhnya Uni Soviet, dan deregulasi internet dan proliferasi untuk penggunaan sipil.

Mari kita lihat beberapa paten terkenal yang dipegang oleh aparat Militer AS. NSA telah mematenkan ribuan teknologi enkripsi,  tetapi paten paling ironis yang dimiliki adalah algoritma enkripsi SHA 256, teknologi yang ada di belakang Bitcoin.

Atau mungkin tidak begitu ironis, mungkin NSA mendanai Bitcoin sebagai mekanisme pengawasan selama ini , karena baru-baru ini terungkap CIA memiliki salah satu layanan komunikasi terenkripsi paling terkenal di dunia yang berbasis di Swiss, Crypto AG.


Apa lagi yang dipegang oleh Militer AS? Sampai pada artikel  20100072297 ,adalah "Metode untuk Mengontrol Badai." Anda dapat melihat daftar panjang terkait cuaca yang dipegang oleh USG di akhir artikel itu.




Sebagai penutup Cuaca memengaruhi semua ekosistem yang ada. Badai, banjir, tanaman, transportasi, flu, dll, semuanya karena cuaca. Cuaca dapat menentukan harga komoditas, dapat membuat atau menghancurkan ekonomi wisata dan kegiatan sehari-hari kita juga tergantung cuaca.

Tank adalah sesuatu dari masa lalu, medan perang baru adalah perang informasi (PsyOps), dengan hamparan perang biologis / kimia, dicampur dengan geo-engineering.


sumber:
https://geopolitics.co/
https://www.geoengineeringwatch.org/
https://en.wikipedia.org/
/https://southfront.org/

5 Fakta Tentang Gli, Kucing Lucu yang Loyal Hidup di Hagia Shopia Selama 16 Tahun

Hagia Shopia merupakan salah satu bangunan paling bersejarah dan terkenal di dunia. Status bangunan saat ini adalah masjid agung. Hal ini terjadi pasca Majelis Agung Turki mencabut dekrit Attaturk yang menyatakan Hagia Shopia menjadi musuem. Pengubahan status ini tak lepas dari langkah politik Presiden R. T. Erdogan dalam melebarkan sayangnya di dunia Islam.

Kecaman sekaligus dukungan mengalir ke Negara Turki setelah keputusan resmi tersebut dikeluarkan. Kelompok Islamis dan muslim dunia menyambut baik hal tersebut. Sementara para pemeluk Kristen Ortodoks Timur mengutuk dan berduka, khususnya di wilayah Yunani dan Rusia.

Di tengah memanasnya isu politik dan agama di bangunan megah tersebut, ada satu sosok imut yang tak kalah menjadi sorotan masyarakat dunia. Dia adalag Gli, kucing gembul berwarna abu-abu jenis European Shorthair yang menjadi penghuni Hagia Shopia selama belasan tahun lamanya.

Bagi para wisawatan yang datang ke Hagia Shopia pasti tak asing lagi dengan kucing menggemaskan satu ini. Ketenarannya sudah tersohor ke mana-mana. Kira-kira kenapa, ya, Gli bisa sepopuler ini? Apa saja penyebabnya?

Nah, di thread kali ini, @malaikatrindu akan mengupas hal tersebut. Setelah menghimpun informasi dari berbagai sumber, inilah 5 fakta unik dari Gli si Kucing Hagia Shopia.


1. "Seleb" Favorit Para Wisawatan

5 Fakta Tentang Gli, Kucing Lucu yang Loyal Hidup di Hagia Shopia Selama 16 Tahun

Foto: hagiashopia.com

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Gli sangat populer di kalangan wisatawan. Dia menjadi daya tarik siapapun yang masuk ke Hagia Shopia. Hampir setiap saat Gli dipotret bak selebriti oleh turis. Tidak seperti kucing pada umumnya yang ketakutan dan kabur saat berkerubungi, Gli malah santai dan tetap pada posisinya.


2. Hewan Diplomatik Barack Obama dan Erdogan

5 Fakta Tentang Gli, Kucing Lucu yang Loyal Hidup di Hagia Shopia Selama 16 Tahun
Foto: Hagiashopia.com

Salah satu yang membuat Gli populer adalah karena menjadi "hewan diplomatik" antara Turki dan Amerika Serikat. Ketika Barack Obama yang saat itu masih menjadi Presiden AS masuk ke Hagia Shopia, dia mengelus bulu kucing tersebut bersama Perdana Menteri Turki, Erdogan, yang menemani kunjungan diplomatiknya. Sejak saat itu, Gli semakin populer dibanding kucing lain di Hagia Shopia.


3. 16 Tahun Tinggal di Hagia Shopia

5 Fakta Tentang Gli, Kucing Lucu yang Loyal Hidup di Hagia Shopia Selama 16 Tahun
Foto: hagiashopia.com

Menurut berbagai sumber, Gli lahir pada 16 tahun silam atau tepatnya pada tahun 2004 di lingkungan Hagia Shopia saat masih menjadi museum. Awalnya dia hidup liar dan berburu seperti kucing pada umumnya. Hingga akhirnya dia mulai menjadi kucing dewasa dan lebih sering berdiam diri di dalam Hagia Shopia.


4. Gli Tinggal Bersama Banyak Kucing Lain di Hagia Shopia

5 Fakta Tentang Gli, Kucing Lucu yang Loyal Hidup di Hagia Shopia Selama 16 Tahun
Foto: Boredpanda.com

Turki sejak dulu dikenal sebagai salah satu negara dengan populasi penyayang kucing paling banyak di dunia. Hal ini tak terlepas dari budaya leluhur mereka yakni Kekaisaran Ottoman yang memerintah selama enam abad lamanya di mana mereka sangat menyayangi kucing karena dianggap sebagai hewan kesukaan Nabi Muhammad SAW.

Kucing hidup bahagia di berbagai sudut kota dan perkampungan Turki, tak terkecuali di bawah kubah megah Hagia Shopia. Walau kini sudah berubah status sebagai masjid, Gli tinggal bersama puluhan kucing lainnya tetap diperbolehkan tinggal di Hagia Shopia. Dan ternyata Gli memiliki kakak perempuan yang diberi nama Kizim.


5. Memiliki 82 Ribu Lebih Pengikut di Instagram

5 Fakta Tentang Gli, Kucing Lucu yang Loyal Hidup di Hagia Shopia Selama 16 Tahun
Foto: Instagram.com

Karena ketenarannya, Gli hingga saat ini memiliki 82 ribu pengikut di Instagram. Akunnya bernama @hagiashopiacat. Akun ini dikelola oleh pengurus Hagia Shopia yang sehari-hari mengurus Gli dan kucing-kucing lainnya. Akun Instagram tersebut memuat ratusan foto Gli dengan berbagai pose menggemaskan berlatarkan kemegahan agung Hagia Shopia.